Sabtu, 21 November 2009

Selembar bulu anak angsa akan menjadi beban berat bagi hati yang menyesali masa lalunya.

Selembar bulu anak angsa akan menjadi beban berat bagi hati yang menyesali masa lalunya.

………..



Selembar bulu anak angsa akan menjadi beban berat bagi hati yang menyesali masa lalunya.

Lambai bayangan asap akan tampil sebagai momok yang membekukan bagi hati yang meragukan masa depannya.

Apa pun yang terjadi di masa lalu, telah terjadi.
Tidak ada yang bisa kita lakukan untuk mengubahnya.

Walau pun memang tidak sejalan dengan pikiran yang lurus, tetapi tidak sedikit dari kita yang sedang menyesali dan bahkan memarahi dirinya sendiri karena hal-hal yang terjadi di masa yang tidak dapat dikunjunginya lagi.

Betul-betul tidak ada yang dapat Anda lakukan untuk memperbaiki sesuatu yang salah di masa lalu, kecuali menjadikan diri Anda pribadi yang lebih baik hari ini, agar kesalahan yang sama tidak akan terjadi hari ini dan di masa depan.

Tetapi, setiap hari akan selalu ada jiwa baru yang bergabung dengan mereka yang melemahkan diri dengan penyesalan masa lalu mereka, dan menyepelekan semua harapan baik mengenai masa depan.

Melemahkan diri.

Kata ‘melemahkan’ hanya bisa digunakan untuk mengurangi nilai dari pribadi yang kuat.

Maka sebetulnya,

Mereka yang melemahkan diri dengan hal-hal yang sudah terjadi, adalah orang-orang kuat yang membatalkan kekuatannya sendiri untuk memaksimalkan kualitas dari yang akan terjadi.

Memang memilukan bagi kita yang hatinya penyayang, menyaksikan pribadi cemerlang yang menjadikan masa lalunya sebagai beban yang melemahkannya.

Dan karena kelemahan pribadi yang disebabkannya sendiri itu, dia menjadikan masa depan sebagai momok yang membekukannya hari ini.

Hari ini adalah waktu yang kualitasnya ditentukan oleh kualitas pikiran, perasaan, dan tindakan Anda.

Tanggung jawab kita adalah menjadikan hari ini lebih baik dengan pelajaran yang kita unduh dari kesalahan-kesalahan kita di masa lalu, dan menjadikan hari esok lebih menjanjikan karena kelebihan-kelebihan yang kita capai hari ini.

Karena,

Motivasi adalah sebuah target bergerak, dan dalam dua hari – besok akan menjadi kemarin;
maka tetaplah setia kepada cara-cara yang baik untuk berdamai dengan masa lalu Anda.

Sadarilah bahwa masa lalu Anda dibangun oleh urutan teratur dari berubahnya hari ini – menjadi kemarin, dan yang terjadi setiap hari; dan bahwa masa depan Anda datang mendekat dalam berubahnya hari esok – menjadi hari ini.

Jika Anda mengabaikan keniscayaan ini, Anda hanya akan menua tanpa menjadi lebih mampu.

Bangunlah dan peliharalah semangat Anda, karena tidak ada apa pun di dunia ini yang berubah bentuk dan kekuatan – secepat perubahan perasaan kita.

Dan tidak ada perubahan perasaan, yang tidak menyebabkan perubahan pada pikiran dan tindakan kita.

Maka pastikanlah perubahan perasaan Anda adalah perubahan yang menepatkan dan mentenagai pikiran dan tindakan Anda.

………..

Sahabat-sahabat saya yang dikasihi Tuhan,

Marilah kita menjadikan setiap jam dalam kehidupan ini sebagai waktu yang bernilai.

Waktu adalah komponen pembentuk kehidupan.
Maka dia yang mengabaikan waktunya, sebetulnya sedang membangun kebiasaan untuk mengabaikan kehidupannya sendiri.

Dan jika kebiasaan pembatal nilai kehidupan itu sudah terbentuk, hanya kebiasaan baik baru yang lebih kuat yang bisa membongkarnya.

Dan itu sudah ternyata tidak mudah.

Sangat tidak mudah.

Bayangkanlah ini,

Baru berdamai dengan masa lalu yang kita sesali itu saja, sudah sulit.

Apalagi membangun kebiasaan baru yang membongkar kebiasaan lama yang sudah menguasai kehidupan kita.

Apalagi jika kita menemukan kenikmatan dalam mengeluhkan kelemahan diri.

Apalagi jika kita melihat keberhasilan orang lain sebagai kebetulan, tetapi kesusahan hidup sendiri sebagai kepastian.

Apalagi jika kita merasa lebih mapan dengan pendapat para peramal, daripada nasehat orang-orang baik.

Apalagi jika kita berharap kepada yang bukan tempat berharap, daripada berdoa kepada Tuhan Yang Maha Pengasih.

Apalagi jika kita malas, gemar menunda, hanya menunggu diberi, suka bergunjing, dan merasa enjoy saja dalam menelantarkan kasih sayang keluarga.

………..

Sahabat saya yang hatinya mulia,

Marilah kita menjadi penguasa dari kehidupan kita sendiri, dan membangun kehidupan yang sejahtera, yang berbahagia, dan yang cemerlang.

Mudah-mudahan Anda dan keluarga tercinta selalu berada dalam lindungan kasih sayang Tuhan Yang Maha Memaafkan dan Yang Maha Merahmati.

Kami berharap agar kebersamaan kita di keluarga MTSC yang ramah dan saling memuliakan ini menjadi saluran bagi kebaikan yang telah dijanjikan bagi jiwa-jiwa yang memuliakan persaudaraan dan persahabatan.

Mohon disampaikan salam sayang dari Ibu Linna dan saya, untuk keluarga Anda tercinta.

Sampai kita bertemu suatu ketika nanti, dan berjabat-tangan sebagai saudara dan sahabat dalam kebaikan.

Terima kasih dan salam super,

Mario Teguh
Founder | MTSuperClub | 081-211-56900 | For The Happiness Of Others | Jakarta

Data Foto

Kamera Nikon D3, Lensa Nikkor 24-70 mm f/2.8 Nano
Shutter Priority, 1/1000 second, f/2.8, ISO 3200
12.17 PM

Tukang cukur pinggir jalan di Jogja
Mario Teguh Coaching Tour - Jogja With Love

25 Januari 2009
Ditulis sekitar satu minggu yang lalu · Komentar · Tidak SukaSuka
Anda, Wahya Mursita dan 2.492 lainnya menyukai ini.
Lihat ke-755 komentar
Tulis komentar...
Mario Teguh BOOK SIGNING di GUNUNG AGUNG - Mall Bali Ramayana Denpasar - BALI, 12 November 2009, 16.00 - 17.00 WITA
Bagikan
10 November 2009 jam 14:24
Sahabat Indonesia yang super,

semoga pengumuman Book Signing yang dirancang oleh Pak Adi Prakosa ini menemui Anda dalam kesehatan dan kedamaian.

Berikut adalah undangan untuk book signing, yang mudah-mudahan menjadi kesempatan yang super bagi kita untuk bertemu dan berbincang.

Di bawah ini juga saya sisipkan tulisan sederhana sebagai pengantar undangan book signing ini.

Please kindly enjoy, absorb, and apply.



...........

Anda hanya menjadi siap untuk hal-hal yang Anda siapkan.

Anda harus menyiapkan diri
untuk menjadi pribadi yang pantas menjadi pribadi yang damai, berpengaruh, dan kaya – karena pada saat Anda siap –
Anda sudah menjadi.

Persiapan yang terbaik adalah penyelesaian yang tuntas.

Semua kejadian baik dan besar yang kita sebut keberhasilan itu, dicapai dengan menaiki tangga yang dibangun dari penyelesaian-penyelesaian dari rencana-rencana kita.

Jika ada dari rencana-rencana penyiapan diri kita untuk menjadi pribadi berhasil itu – tidak selesai secara utuh, maka tidak akan ada perjalanan naik yang bisa diteruskan.

Maka jika Anda sedang bersiap-siap, segera selesaikanlah pelaksanaan dari rencana-rencana dalam persiapan Anda.

Saat Anda sudah siap, Anda akan sudah menjadi.

...........

Sahabat-sahabat saya yang terkasih,

yang hatinya baik,

dan yang sedang merindukan kehidupan yang damai, yang sejahtera, dan yang berbahagia.

Dengarlah ini,

Hari ini adalah kehidupan Anda yang sebenarnya.

Berhentilah bersiap-siap. Hiduplah dengan sepenuhnya.

Ketahuilah, bahwa hidup dengan sepenuhnya ikhlas dalam kebaikan,
adalah persiapan bagi kehidupan abadi yang indah dan mulia
bersama semua jiwa terkemuka di surga nanti.

Hiduplah hari ini dengan sepenuhnya.

Jangan bersiap-siap lagi. Jangan menunggu lagi.

Hidup Anda yang sesungguhnya - sedang berlangsung.

...........

Cintailah keluarga Anda dengan setulusnya.
Hormatilah kerabat dan saudara Anda.
Muliakanlah atasan dan pelanggan Anda.

Nilai mereka bagi Anda hanya setinggi penghormatan Anda kepada mereka.

Nilai dari setiap pribadi dalam kehidupan Anda, adalah nilai dari kehidupan Anda.

Janganlah hanya hidup untuk diri sendiri.

Anda akan mudah terperosok dalam kesedihan dan keputus-asaan, jika yang Anda pikirkan hanya diri Anda sendiri.

Jadilah pribadi yang diselamatkan oleh keajaiban yang melindungi semua jiwa di kehidupan ini, dengan menjadikan Anda penolong dan pelayan bagi kebahagiaan mereka.

Hiduplah untuk kehidupan.

Hidup ini bukan persiapan untuk mati.

Hidup ini adalah persiapan bagi kehidupan yang lebih abadi.

...........

Tuhan mengasihi semua jiwa ciptaan-Nya,

dan dari semua jiwa yang dikasihi Tuhan, Anda adalah jiwa yang khusus.

Jika tidak, mengapakah Anda merasa bahwa yang kita bicarakan ini hanya untuk Anda?

Tersenyumlah penuh kasih kepada Tuhanmu.

Kapankah engkau terakhir kali tersenyum dan menyapa Tuhanmu dengan penuh kasih?

Kapankah engkau terakhir menyapa Tuhan dengan suaramu yang lembut dan penuh kemanjaan?

Jika engkau merindukan kehidupan yang damai dan indah, ketahuilah bahwa

Tuhanmu merindukan sapa dan senyum damai dan indah dari mu, jiwa kesayangan-Nya.

...........

Sekarang,

menolehlah, atau carilah jiwa terdekat yang bisa kau sapa dengan penuh kasih.

Teleponlah istri atau suami, atau anak, atau orang tua mu,

dan katakanlah kepada mereka bagaimana engkau mensyukuri kehidupan ini karena kehadiran mereka.

Hatimu besar dan mulia.

Engkau mampu untuk menyayangi kehidupan beserta seluruh isinya.

You are the special one.

Engkau, kekasih Tuhan.

...........

Sahabat saya yang terkasih,

Begitu dulu ya?

Bagi Anda yang tinggal di Bali, mudah-mudahan kita bertemu di Gunung Agung - Denpasar, saat saya book signing di sana.

Mohon disampaikan salam sayang untuk keluarga tercinta, dari Ibu Linna dan saya.

Loving you all as always,


Mario Teguh

Tidak ada komentar:

Posting Komentar