JADILAH AHLI DALAM MELAKUKAN HAL-HAL YANG PENTING
………..
Cara terbaik untuk menjadi rata-rata adalah menggunakan cara-cara umum.
Orang memiliki kecenderungan untuk melakukan yang sudah lazim dilakukan oleh orang lain, dan menghindari resiko dari melakukan yang belum pernah dibuktikan keamanan dan jaminan keberhasilannya oleh orang lain.
Tetapi, dengannya kita menjadikan diri kita melakukan yang juga dilakukan oleh banyak orang, dan yang menaruh kita kedalam kelas yang sama dengan orang-orang yang diperlakukan seperti orang kebanyakan.
Jika kita memilih melakukan yang biasa dilakukan oleh orang lain, maka kita sebenarnya mengijinkan orang lain untuk merata-ratakan perlakuan mereka kepada kita.
Padahal, janji bagi kekuatan dan kebesaran hidup kita berada dalam pekerjaan-pekerjaan penting, yang hampir semuanya adalah pekerjaan yang membutuhkan kualitas dan kesungguhan pribadi yang tidak biasa.
Sebuah pekerjaan disebut penting, karena peran dan dampaknya penting bagi perlindungan dan peningkatan kualitas kehidupan orang banyak.
Maka, keterlibatan Anda dalam pekerjaan yang penting bagi kebaikan kehidupan orang lain, akan menjadikan Anda pribadi yang penting.
Tetapi, mungkin karena kita memiliki kecenderungan untuk menghindari hal-hal yang masa penantiannya panjang, yang belum jelas hasilnya, dan yang membutuhkan disiplin pribadi yang baik; kita lebih ramah kepada pekerjaan-pekerjaan kecil, tugas-tugas mudah, dan menyukai kebebasan yang menjauhkan diri dari keteraturan.
Jika tidak berhati-hati, kita akan menjadi ahli dalam melakukan yang tidak jelas hubungannya dengan kualitas hidup yang ingin kita capai.
Karena, bukankah telah banyak orang yang ingin berhasil, tetapi yang dilakukannya tidak menunjukkan bahwa dia akan berhasil?
Maka marilah kita memperhatikan hal-hal yang penting bagi keberhasilan hidup kita, dan melakukan yang penting-penting itu dengan keterampilan yang lebih baik dari yang biasanya dilakukan oleh orang lain di lingkungan kita.
Maka, jadilah pribadi Indonesia yang ahli dalam melakukan yang penting.
...........
Sahabat-sahabat saya yang terkasih,
MINTALAH PUNDAK YANG LEBIH KUAT, BUKAN BEBAN YANG LEBIH RINGAN.
Karena impian-impian hati kita terlalu besar untuk dicapai dengan menggunakan kemampuan kita hari ini, maka marilah kita mendahulukan berdoa agar Tuhan menguatkan kita untuk mengupayakan pencapaian-pencapaiannya.
Berhati-hatilah dengan permintaan untuk dimudahkannya urusan kita, karena itu bisa berarti kita lebih mementingkan mendapatkan apa yang kita minta, daripada mengupayakan diri untuk menjadi pribadi yang lebih kuat.
Kita bukanlah pribadi yang hanya meminta beban yang ringan.
Kita meminta beban dan tanggung-jawab yang besar bagi kebaikan kehidupan banyak orang, dan untuk itu – doa bagi kekuatan yang lebih besar – menjadi lebih sesuai bagi kita.
Jika kita meminta kepada Tuhan untuk dimudahkan urusan kita, pastikanlah itu karena kita sedang mengurus banyak hal yang besar dan penting bagi kebaikan kehidupan banyak orang.
Maka,
Mintalah pundak yang lebih kuat, bukan beban yang lebih ringan.
………..
Jika orang lain membutuhkan keadaan dan kejadian eksternal yang ekstrem untuk mengubah kehidupan mereka, kita kembali kepada diri kita sendiri untuk menjadi pengubah kehidupan kita.
Jadilah pengubah kehidupan Anda sendiri.
Marilah kita menjadi pembaru dari kualitas-kualitas pribadi dan cara-cara kita sendiri,
yang memantaskan kita bagi kedamaian hati,
bagi kecemerlangan berpikir,
dan bagi mimpi-mimpi yang keindahannya masuk akal.
Marilah kita mencapai kehidupan yang baru melalui proses keseharian yang sederhana,
dan dalam hubungan yang penuh kebahagiaan bersama keluarga dan banyak orang.
Hadirlah dalam suasana kekeluargaan MTSuperClub yang ramah, santun, dan penuh dengan persaudaraan yang tulus.
Mulailah pembaruan sikap Anda
dengan menyegerakan diri mendaftar untuk menjadi peserta MTSC Conference,
dan melibatkan diri secara mental dan fisik dalam pergaulan yang sehati dengan impian-impian keberhasilan hidup Anda.
Marilah kita menjadi pribadi menonjol yang tidak pantas untuk diperlakukan rata-rata.
Tegaslah dalam melakukan yang baru.
Ingatlah, cara termudah untuk menjadi rata-rata adalah melakukan hal-hal yang umum.
Berhati-hatilah, karena cara-cara umum hanya akan menjadikan kita orang biasa, yang hidupnya biasa, karena diperlakukan rata-rata oleh orang lain.
Maka,
janganlah Anda menjauhkan diri dari pergaulan-pergaulan yang baik.
Dia yang tidak tertarik untuk mensahabatkan dirinya dalam pergaulan yang baik,
sedang menikmati kemalasan yang merata-ratakan hidupnya.
………
Sahabat-sahabat saya yang super,
berikut adalah pokok bahasan dalam pertemuan kita di MTSC 2009 Conference:
1. CLEAR YOUR HEART
Jernihkanlah Hati Anda
2. RENEW YOUR THINKING
Perbaruilah Tata Pikir Anda
3. REFRESH YOUR DREAMS
Segarkanlah Impian-impian Anda
4. SIMPLIFY YOUR PROCESS
Sederhanakanlah Proses Keseharian Anda
5. BEAUTIFY YOUR RELATIONSHIPS
Indahkanlah Hubungan Anda dengan Keluarga dan Orang Lain.
………
Sahabat-sahabat saya yang keberhasilannya penting bagi keluarga dan bangsa,
Marilah kita bersatu dan saling menguatkan, membangun kehidupan yang sejahtera, yang berbahagia, dan yang cemerlang.
Marilah kita mengutamakan yang baik, karena itulah yang menjadikan kita diutamakan.
Jika Anda ingin menjadi pemimpin, pembicara, dan penulis yang kuat;
maka memimpinlah, berbicaralah, dan menulislah dengan kuat
mengenai yang menyelesaikan kesulitan orang lain.
Anda hanya akan diam, saat Anda tidak memiliki sesuatu yang bernilai untuk dikatakan.
Jika Anda bernilai bagi orang lain, jika bicara Anda menjadi penyelesai bagi kesulitan orang lain,
dan jika bicara Anda adalah ketegasan yang dibutuhkan untuk memperbaiki kehidupan,
berbicaralah.
Diam Anda dalam keadaan seperti itu
adalah penelantaran tanggung-jawab kepemimpinan hidup.
Ketahuilah, bahwa diam Anda akan bernilai emas,
jika dalam diam itu Anda mengijinkan orang lain tumbuh mencapai potensi kebesaran mereka.
Jika diam Anda saja sudah bernilai emas,
maka apakah nilai Anda saat Anda berbicara yang meninggikan
nilai keberadaan jiwa lain dalam kehidupan Anda?
...........
Sahabat-sahabat saya yang terkasih,
Berikut adalah undangan dari Pak Peri Farouk, boss dari MT SuperCrew yang mengelola MTGW Audience.
Jika Anda berkenan, Ibu Linna dan saya akan senang sekali untuk dapat bertemu dan berbincang dengan Anda di Grand Studio Metro TV untuk program taping dan live MTGW pada hari Minggu nanti.
Sampai kita berjabat-tangan nanti ya?
Terima kasih and stay super!
Mario Teguh
-------------------------------------------------
Dearest Sahabat Indonesia yang super,
Dearest Pak Mario dan Bu Linna Teguh,
Semoga senantiasa dalam penjagaan Tuhan Yang Maha Memberi Kebaikan dengan kelimpahan, kebahagiaan dan damai.
Bagi Sahabat Indonesia yang telah mendaftar untuk edisi MTGW 071109, dipersilakan untuk mendaftar ulang kesediaannya menjadi audiens di MTGW 081109. Tema, jam kehadiran serta dresscode untuk MTGW 081109 sebagai berikut:
Session Taping: SALAH BERHASRAT
Minggu, 8 Nopember 2009, 14.30 - 16.30 WIB, dresscode: Putih - Putih (atau bawahan krem atau abu-abu muda)
Session Live: DIAM TIDAK SELALU EMAS
Minggu, 8 Nopember 2009, 18.30 - 20.00 WIB, dresscode: Hitam - Hitam
---------- UNDANGAN INI BEBAS BIAYA, GRATIS ---------
Selengkapnya, kami undangkan kesempatan bagi Sahabat Indonesia untuk mencatatkan nama-nama indahnya beserta pasangan, keluarga, rekan atau kolega sebagai audiens di:
Gipkan di tempat penitipan barang yang disediakan);
- Nama yang akan diperkenankan masuk studio adalah nama yang telah mendapatkan email konfirmasi dari ‘Mario Teguh SuperCrew’, dengan judul email: MTGW 081109: KONFIRMASI AUDIENS
-
Situasi adalah komponen pembentuk sejarah.
Seorang pemimpin dengan jalan kemasan mengetahui bahwa dengan mempelajari perilaku dari situasi, baik yang lalu maupun yang sedang dialaminya, dia akan mampu menghindari penalti dari terulangnya kesalahan, baik dari kesalahannya sendiri mau pun dari kesalahan orang lain.
Dengannya, dia bisa mencurahkan semua perhatian dan tenaganya bagi pelaksanaan terbaik dari praktik-praktik kepemimpinan yang telah terbukti membesarkan kehidupan, baik pribadi, organisasi, masyarakat, atau bangsa.
Baginya, semua keputusan yang ada dalam organisasinya adalah keputusan pribadinya.
Dari semua yang bisa didelegasikannya, dia tidak akan pernah mendelegasikan keputusan yang harus diambilnya dari posisi kepemimpinannya.
Dia mungkin bisa mendelegasikan sebagian besar dari tugas-tugasnya. Dia juga mungkin bisa memberdayakan bawahannya untuk membuat keputusan pada jajaran mereka, akan tetapi, dia mengetahui bahwa,
dia tidak dapat membebaskan dirinya dari penilaian negatif atas keputusan buruk para bawahannya.
Karena, keputusan buruk itu dibuat oleh mereka yang diputuskannya sebagai pengemban dari sebagian kewenangannya.
Jika bawahannya salah, sebetulnya sang pemimpin telah salah memilih bawahan untuk memutuskan atas namanya.
Dia menyadari sekali bahwa sebuah posisi kepemimpinan adalah posisi bagi keputusan akhir, yaitu keputusan yang harus dibuatnya secara pribadi.
Dia setia kepada yang benar.
Dalam peliknya pertentangan berbagai prioritas dan kepentingan di organisasi dan di publik yang dilayaninya, seorang pemimpin dengan jalan keemasan selalu ingat untuk kembali kepada yang benar.
Dia menyadari bahwa semua yang sulit itu datang karena pengabaian dari hal-hal yang baku. Dan yang sulit itu juga berperan sebagai pemaksa agar orang kembali kepada perilaku yang benar, bagi tercapainya perbaikan dan kebaikan berikutnya.
Itulah sebabnya dia berupaya keras menjaga tindakannya sendiri untuk setia kepada yang dituntutnya dari orang lain, karena hal itu adalah penentu tingkat hormat dari bawahannya.
Dia mengharuskan dirinya untuk melakukan yang dikatakannya,
dan mengatakan yang dilakukannya.
Dia sangat berani dalam mendirikan yang benar
dan tidak sanggup membayangkan dirinya
melakukan yang dilarangnya atas mereka yang dipimpinnya.
………..
Sahabat-sahabat saya yang baik hatinya,
Semoga tulisan di atas dapat mendampingi upaya super Anda hari ini dan esok, untuk menjadikan kehadiran Anda dalam kehidupan ini – sebuah hadiah yang disyukuri keluarga dan masyarakat yang Anda layani.
Marilah kita tetap menjadi kekasih Tuhan, dengan menjadikan diri kita pemimpin yang setia kepada yang benar, bagi diri sendiri, bagi keluarga, dan bagi sebanyak mungkin jiwa Indonesia.
Sampai kita berjumpa dan berjabat-tangan nanti.
Mohon disampaikan salam sayang untuk keluarga Anda tercinta, dari Ibu Linna dan saya.
Terima kasih, and stay super!
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar