Sabtu, 21 November 2009

Anda Seolah Bisa Meramal Masa Depan Seseorang

Anda Seolah Bisa Meramal Masa Depan Seseorang

………..



Sahabat-sahabat saya yang bening hatinya,

Bayangkanlah jika ini yang Anda lakukan:

Begitu Anda mendengar cara yang logis untuk berdamai dengan diri sendiri, Anda tidak berlama-lama mempertanyakannya, dan segera menggunakannya untuk menata perasaan Anda.

Saat Anda melihat sebuah contoh cara berkomunikasi yang menjadikan rekan bicara terkesan, senang, dan mudah sependapat – Anda bersegera mempelajari cara itu dan menggunakannya dalam keseharian Anda.

Ketika Anda tercerahkan oleh sebuah sudut pandang yang mengindahkan hubungan Anda dengan Tuhan, Anda segera khusuk tenggelam dalam komunikasi yang intim dengan Tuhan.

Dengan tiga langkah tulus dan tegas untuk menjadi diri yang baru itu – saja, mudah-mudahan Anda sudah bisa membayangkan diri Anda yang menjadi lebih berbakat bagi keberhasilan.

………..

Anda seolah bisa meramal kualitas masa depan seseorang
dari kemudahannya untuk memperbarui dirinya.

Jika ia ramah dalam menyikapi perubahan,
ia menerima nasehat baik dengan tulus,
ia mendengarkan celoteh pesimis orang lain
dengan penolakan dalam hati yang santun,

jika ia ikhlas merayakan kehebatan orang lain,
ia tidak mendahulukan keraguan,
ia memulai dengan yang ada,
dengan sebaik-baiknya kesungguhan,

jika ia bergaul dengan orang-orang baik,
terlibat dalam pekerjaan baik,
bergembira dalam pekerjaannya,
ikhlas dalam pelayanannya,
dan berserah kepada Tuhan
dalam penantian hasil dari pekerjaannya,

jika ia berangkat bekerja dengan doa dari keluarga,
dan ia pulang ke rumah dengan kerinduan untuk
membahagiakan keluarga,

maka siapa pun bisa meramalkan kehidupan yang sejahtera,
berbahagia, dan cemerlang baginya.

………..

Sahabat- sahabat saya yang jernih pikirannya,

Mudah-mudahan tulisan sederhana yang saya susunkan bagi penikmatan di ruang keluarga MTSuperClub yang ramah ini, dapat menjadi pendamping bagi pertimbangan baik Anda dalam memastikan bahwa yang Anda lakukan hari ini adalah pemungkin bagi tercapainya masa depan yang sejahtera, yang berbahagia, dan yang cemerlang.

Marilah kita hidup dalam kejernihan pikiran dan kebeningan hati, melalui pengikhlasan diri yang utuh kepada logika keimanan kita kepada Tuhan Yang Maha Berkuasa.

Tidak ada apa pun bisa terjadi tanpa ijin dari Tuhan.

Maka mengapakah masih ada di antara kita yang meminta pertolongan dan pemastian bagi kehidupan yang utuh kepada selain Tuhan?

Ketahuilah ini, bahwa

Kesederhanaan dari kehidupan yang sepenuhnya diserahkan kepada Tuhan – sama sekali tidak sederhana.

Karena dengannya, kualitas-kualitas kesurgaan akan menjadi kualitas kehidupan kita sekarang – di dunia ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar